Advertisement
Advertisement
Doa Sholat Tarawih - Setelah kita kemarin membahas niat sholat tarawih kini saatnya untuk beranjak untuk bacaan doa setelahnya. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa kata Tarawih dalam bahasa Arab adalah bentuk jama' dari تَرْوِيْحَةٌ yang diartikan sebagai "waktu sesaat untuk istirahat". Terkadang sering juga disebut dengan kata teraweh atau orang sunda menyebutnya dengan bahasa taraweh. Dan juga Shalat tarawih ini dikerjakannya hanya dibulan ramadhan saja
Namun meskipun pangkatnya sunnah kita semua sangat dianjurkan untuk mengerjakan shalat tarawih sebagaimana Nabi Muhammad dahulu juga mengerjakannya, karena sunatnya sunnah mu'akkad dalam arti sunnah yang sangat dianjurkan, dan dikerjakan secara berjamaah di mesjid hal ini dijelaskan dalam sebuah hadist yang menerangkan tentang itu.
“Amma ba'du. Sesungguhnya aku mengetahui perbuatan kalian semalam, namun aku khawatir (jika shalat tersebut) diwajibkan atas kalian, sehingga kalian tidak mampu mengamalkannya". [HR. Bukhari 3/220 dan Muslim 761].
Kangjeng Nabi Besar Muhammad pun mengerjakannya di mesjid dengan para sahabat selama beberapa malam, kemudian untu malam setelahnya beliau tidak lagi mengerjakan shalat sunnah tarawih bersama para sahabat karena Kangjeng Rosul sangat khawatir apabila Allah Ta'aalaa akan mengubah hukum sholat teraweh yang tadinya sunnah menjadi wajib, hal itu merupakan salah satu bentuk kasih sayang seorang Nabi terhadap umatnya.
Kemudian bagi teman-teman yang masih belum hafal dengan bacaan Doa sholat tarawih atau doa kamilin mari kita pelajari sama-sama bacaan doanya yang akan kami tulis kedalam bahasa arab dan latin juga dilengkapi dengan terjemahaan bahasa indonesia.
Mungkin itu saja yang dapat kami sajikan mengenai doa sholat tarawih yang mudah-mudahan bermanfaat bagi semuanya.
Namun meskipun pangkatnya sunnah kita semua sangat dianjurkan untuk mengerjakan shalat tarawih sebagaimana Nabi Muhammad dahulu juga mengerjakannya, karena sunatnya sunnah mu'akkad dalam arti sunnah yang sangat dianjurkan, dan dikerjakan secara berjamaah di mesjid hal ini dijelaskan dalam sebuah hadist yang menerangkan tentang itu.
“Amma ba'du. Sesungguhnya aku mengetahui perbuatan kalian semalam, namun aku khawatir (jika shalat tersebut) diwajibkan atas kalian, sehingga kalian tidak mampu mengamalkannya". [HR. Bukhari 3/220 dan Muslim 761].

Kangjeng Nabi Besar Muhammad pun mengerjakannya di mesjid dengan para sahabat selama beberapa malam, kemudian untu malam setelahnya beliau tidak lagi mengerjakan shalat sunnah tarawih bersama para sahabat karena Kangjeng Rosul sangat khawatir apabila Allah Ta'aalaa akan mengubah hukum sholat teraweh yang tadinya sunnah menjadi wajib, hal itu merupakan salah satu bentuk kasih sayang seorang Nabi terhadap umatnya.
Kemudian bagi teman-teman yang masih belum hafal dengan bacaan Doa sholat tarawih atau doa kamilin mari kita pelajari sama-sama bacaan doanya yang akan kami tulis kedalam bahasa arab dan latin juga dilengkapi dengan terjemahaan bahasa indonesia.
Doa Setelah Sholat Tarawih (Doa Kamilin)
اَللهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْاِيْمَانِ كَامِلِيْنَ. وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ. وَلِلصَّلاَةِ حَافِظِيْنَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ. وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ. وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ. وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ. وَعَنِ الَّلغْوِ مُعْرِضِيْنَ. وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ. وَفِى اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ. وَبَالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ. وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ. وَعَلَى الْبَلاَءِ صَابِرِيْنَ. وَتَحْتَ لَوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ وَاِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ. وَاِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ. وَعَلى سَرِيْرِالْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ. وَمِنْ حُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ. وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ. وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ. وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ. بِاَكْوَابٍ وَّاَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْن. مَعَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ اُولئِكَ رَفِيْقًا. ذلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا. اَللهُمَّ اجْعَلْنَا فِى هذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّهْرِالشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ. وَلاَتَجْعَلْنَا مِنَ اْلاَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِه وَصَحْبِه اَجْمَعِيْنَ. بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
Artinya : Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Yaa Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang melaksanakan kewajiban- kewajiban terhadap-Mu, yang memelihara shalat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akherat , yang ridha dengan ketentuan, yang ber¬syukur atas nikmat yang diberikan, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, sampai kepada telaga (yakni telaga Nabi Muhammad) yang masuk ke dalam surga, yang duduk di atas dipan kemuliaan, yang menikah de¬ngan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra ,yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu yang murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui.
Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini tergolong orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya, Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas penghulu kita Muhammad, keluarga beliau dan shahabat beliau semuanya, berkat rahmat-Mu, oh Tuhan, Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.
Mungkin itu saja yang dapat kami sajikan mengenai doa sholat tarawih yang mudah-mudahan bermanfaat bagi semuanya.
Advertisement